Kebanyakan dari kita menerima informasi seputar seks dari orang tua,media,teman,pendidikan dan lembaga keagamaan. Sayangnya,semua informasi yang beredar tersebut belum tentu benar adanya dan cenderung berupa mitos yang menyesatkan. Berikut adalah daftar kebohongan tentang seks yang sering mempir ditelinga anda :
SEKS UNTUK MEMBUAT KETURUNAN
Seks sangat erat kaitannya dengan kelangsungan hidup spesies kita. Beberapa ilmuwan dan psikolog juga kerap memaparkan bahwa perilaku seks sebaiknya dilakukan untuk membuat keturunan. Akibatnya dari sini timbul anggapan bahwa seksualitas pria sangat berbahaya dan rakus,sementara seksualitas pada wanita adalah efek samping dari keinginan wanita untuk memiliki bayi.Dengan begitu seks menjadi yang menyenangkan dan terkesan ada unsur paksaan dalam melakukannya.
SEKS ADALAH INSTING
Seks menjadi sebagian dari insting manusia.Tetapi apakah seks bisa datang begitu mudahnya dari pikiran kita tanpa perlu mempelajarinya?? Anggapan ini jelas aneh,untuk aktifitas biologis dan sosial manusia yang paling dasar saja kita perlu diajari.Jadi, seks adalah sesuatu yang perlu dipelajari karena seks adalah sebuah hubungan yang melibatkan interaksi pasangan. Jangan sampai melakukan seks tanpa tahu bagaimana memuaskan pasangan.
SEKS ADALAH GENDER
Sebuah konstruksi budaya seksual yang masih tegak berdiri dimasyarakat saat ini adalah anggapan bahwa seks adalah Gender.Pria adalah mahluk dari mars yang sangat haus seks,sebaliknya wanita berasal dari planet venus yang lembut dan romantis. Dari mitos ini juga menyimpulkan bahwa seks 100% terkait dengan jenis kelamin dan masing2 jenis kelamin yang berbeda akan merespon rasa yang berbeda. Padahal dalam hubungan seks apa yang kita pikirkan dan rasakan harus menyatu dengan pasangan.sehingga tidak ada satu pihak yang merasa dikorbankan.
SEKS ADALAH SPONTANITAS
Jika seks adalah sesuatu yang menyenangkan,membuat kita merasa nyaman,dicintai dan dilayani,mengapa merencanakan hubungan seks menjadi hal yang buruk?? Kita memang selama ini dipengaruhi oleh anggapan bahwa seks adalah sesuatu yang "terjadi maka terjadilah". Nyatanya,seks jarang benar2 "terjadi". Hal ini bisa dilihat dari pasangan super sibuk intensitas seksnya menurun. Padahal jika melakukan seks mereka bertanya2 kapan memulainya lagi dan berkhayal tempat yang asyik untuk melakukannya,seks bisa selalu terjadi dan itu sudah tentu melalui sebuah rencana.
SEMAKIN BESAR dan SERING = SEMAKIN BAIK
Adalah suatu kebohongan jika hal ini berlaku bagi setiap orang dan sepanjang masa. Dalam kenyataannya,setiap orang memiliki preferensi ukuran yang berubah,tergantung pada suasana hati mereka dan seks macam apa yang mereka inginkan. Kita juga memiliki tingkat hasrat seksual yang dapat berubah sepanjang bulan dan selama bertahun2. Jika mengikuti siklus ini,tentunya seks menjadi sebuah momok yang menggelisahkan karena setiap kita dipaksa untuk meraih seks lebih baik,mencoba hal2 baru,mendorong diri sendiri dan pasangan untuk mencapai level seks yang hebat.Bigger is better,much is better,better is better.Bukankah ini malah terdengar depresif??
SEKS HARUS SANGAT SPESIAL
Seks adalah sesuatu yang umum dan biasa terjadi,sayangnya otak kita dicekoki berbagai motivasi agar mencari sumber daya seks terbaru agar tidak menjenuhkan. Padahal inti dari seks adalah bagaimana melakukannya dengan benar dan tentunya dengan pasangan yang tepat. Idealnya seks tidak diperlakukan secara berlebihan yang nantinya malah menimbulkan rasa kecemasan. Ibaratnya,kita tidak perlu menggunakan sapu tangan jika ingin menikmati hidangan yang lezat. Jadi,,cukup nikmati saja seks tanpa ritual berlebihan tentu lebih mengasikkan.
SEKS MEMILIKI ATURAN
Ada yang bilang seks harus dilakukan dengan partisipasi orang lain bukan dengan masturbasi. Ada juga yang menasehati agar seks dilakukan ditempat tidur sebanyak 2 kali seminggu. Benarkah seks memiliki aturan seperti ini?? Tidak benar!! Diluar batas usia dan kesepakatan,seks yang sehat dan menyenangkan bukanlah suatu aktifitas yang mengenal aturan.
SEKS UNTUK MEMBUAT KETURUNAN
Seks sangat erat kaitannya dengan kelangsungan hidup spesies kita. Beberapa ilmuwan dan psikolog juga kerap memaparkan bahwa perilaku seks sebaiknya dilakukan untuk membuat keturunan. Akibatnya dari sini timbul anggapan bahwa seksualitas pria sangat berbahaya dan rakus,sementara seksualitas pada wanita adalah efek samping dari keinginan wanita untuk memiliki bayi.Dengan begitu seks menjadi yang menyenangkan dan terkesan ada unsur paksaan dalam melakukannya.
SEKS ADALAH INSTING
Seks menjadi sebagian dari insting manusia.Tetapi apakah seks bisa datang begitu mudahnya dari pikiran kita tanpa perlu mempelajarinya?? Anggapan ini jelas aneh,untuk aktifitas biologis dan sosial manusia yang paling dasar saja kita perlu diajari.Jadi, seks adalah sesuatu yang perlu dipelajari karena seks adalah sebuah hubungan yang melibatkan interaksi pasangan. Jangan sampai melakukan seks tanpa tahu bagaimana memuaskan pasangan.
SEKS ADALAH GENDER
Sebuah konstruksi budaya seksual yang masih tegak berdiri dimasyarakat saat ini adalah anggapan bahwa seks adalah Gender.Pria adalah mahluk dari mars yang sangat haus seks,sebaliknya wanita berasal dari planet venus yang lembut dan romantis. Dari mitos ini juga menyimpulkan bahwa seks 100% terkait dengan jenis kelamin dan masing2 jenis kelamin yang berbeda akan merespon rasa yang berbeda. Padahal dalam hubungan seks apa yang kita pikirkan dan rasakan harus menyatu dengan pasangan.sehingga tidak ada satu pihak yang merasa dikorbankan.
SEKS ADALAH SPONTANITAS
Jika seks adalah sesuatu yang menyenangkan,membuat kita merasa nyaman,dicintai dan dilayani,mengapa merencanakan hubungan seks menjadi hal yang buruk?? Kita memang selama ini dipengaruhi oleh anggapan bahwa seks adalah sesuatu yang "terjadi maka terjadilah". Nyatanya,seks jarang benar2 "terjadi". Hal ini bisa dilihat dari pasangan super sibuk intensitas seksnya menurun. Padahal jika melakukan seks mereka bertanya2 kapan memulainya lagi dan berkhayal tempat yang asyik untuk melakukannya,seks bisa selalu terjadi dan itu sudah tentu melalui sebuah rencana.
SEMAKIN BESAR dan SERING = SEMAKIN BAIK
Adalah suatu kebohongan jika hal ini berlaku bagi setiap orang dan sepanjang masa. Dalam kenyataannya,setiap orang memiliki preferensi ukuran yang berubah,tergantung pada suasana hati mereka dan seks macam apa yang mereka inginkan. Kita juga memiliki tingkat hasrat seksual yang dapat berubah sepanjang bulan dan selama bertahun2. Jika mengikuti siklus ini,tentunya seks menjadi sebuah momok yang menggelisahkan karena setiap kita dipaksa untuk meraih seks lebih baik,mencoba hal2 baru,mendorong diri sendiri dan pasangan untuk mencapai level seks yang hebat.Bigger is better,much is better,better is better.Bukankah ini malah terdengar depresif??
SEKS HARUS SANGAT SPESIAL
Seks adalah sesuatu yang umum dan biasa terjadi,sayangnya otak kita dicekoki berbagai motivasi agar mencari sumber daya seks terbaru agar tidak menjenuhkan. Padahal inti dari seks adalah bagaimana melakukannya dengan benar dan tentunya dengan pasangan yang tepat. Idealnya seks tidak diperlakukan secara berlebihan yang nantinya malah menimbulkan rasa kecemasan. Ibaratnya,kita tidak perlu menggunakan sapu tangan jika ingin menikmati hidangan yang lezat. Jadi,,cukup nikmati saja seks tanpa ritual berlebihan tentu lebih mengasikkan.
SEKS MEMILIKI ATURAN
Ada yang bilang seks harus dilakukan dengan partisipasi orang lain bukan dengan masturbasi. Ada juga yang menasehati agar seks dilakukan ditempat tidur sebanyak 2 kali seminggu. Benarkah seks memiliki aturan seperti ini?? Tidak benar!! Diluar batas usia dan kesepakatan,seks yang sehat dan menyenangkan bukanlah suatu aktifitas yang mengenal aturan.
Artikel Terkait:
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment